loading...

Buah Dari Masa Depan 9

“Nnneee…aaaeek…ooouh..oooek! hiks..hiks…” “Ryuki sayaang, kau sekarang cengeng sekali ha?” mau jadi anak nakal?” Wanita muda itu terus berbcara, tampak kesulitan membuat bayi kecilnya diam. Sesekali ia mengguncang pelan gendongannya sambil berusaha menyusui bayinya yang masih menangis. “Ooeekkk…aaaeek..oooee’..” tapi sayangnya...

Buah Dari Masa Depan 8

Emerald itu melirik sebentar kearah Arslan yang melewatinya, lalu kembali menatap tajam Aga yang berada didepannya. Aga pasrah kalau saja sekarang Ruby mau memukul atau menendangnya. “Hiks…hiks…ooeeekk… ” Ryuki tiba-tiba gelisah dan menangis, membuat perhatian Ruby tertuju pada Ryuki...

Buah Dari Masa Depan 7

“Besok rekan-rekan Ayah beserta istri dan teman-teman Ibu akan mengunjungimu, ingin melihat bayi tampan ini.” Lisna mencubit lembut pipi kemerahan milik Ryuki, ia terlihat begitu gemas dengan cucu pertamanya itu. “Sekarang istirahatlah dulu, bawa Ryuki masuk kamar beristirahat, dan...

Buah Dari Masa Depan 6

Disebuah toko peralatan bayi, tampak wanita dewasa cantik berambut lurus tampak memilih – milih baju berukuran kecil, ia tak sendiri melainkan datang bersama seorang wanita lain yang juga tak kalah cantik darinya. Lisna dan Ruby, menantu dan mertua yang...

Buah Dari Masa Depan 5

Rambut duriannya bergerak-gerak oleh tiupan angin yang berhembus pelan. Duduk diatas atap sekolah, menundukkan kepalanya menatap lantai berlapis semen dibawahnya dengan sekaleng minuman dingin yang mulai mengembun digenggamannya. Ya sekolah itu selain memiliki taman yang luas juga memiliki atap...

Buah Dari Masa Depan 4

Hari yang menegangkan itu telah tiba, hari yang seharusnya menjadi hari yang ditunggu dan hari paling membahagiakan bagi seorang kekasih, apalagi kalau bukan hari pernikahan. Tapi sayangnya itu tidak bagi pasangan Aga dan Ruby, ini adalah hari yang mereka...

Buah Dari Masa Depan 3

Ruby mengerjapkan iris uniknya, tubuhnya terasa hangat dan nyaman dibalik selimut tebalnya. Kamar dan tempat tidurnya memang bersih, hangat, dan nyaman, maklum saja kamar seorang princes seharusnya memang begitu. Sedangkan bajunya yang basah tadi kini telah berganti piyama berwarna...

Buah Dari Masa Depan 2

“Ruu ini tasm- eh kau?” Yuka berhenti begitu saja setelah tubuhnya hampir menabrak sesosok tegap dengan kepala yang dibalut perban melingkari kepalanya. “Kau mencari temanmu? Dia sudah pulang bersama Kakaknya,” Ucap pemuda itu tanpa ekspresi. “Ka-kalau begitu permisi,” Yuka...

Buah Dari Masa Depan

Jekarda International Highschool, sebuah sekolah swasta yang dibangun seorang pengusaha kaya dikota itu dan mendapat suntikkan dana yang besar dari beberapa pengusaha lainnya. Sekolah yang dibangun 20tahun yang lalu itu memang dikhususkan untuk anak anak pejabat, pengusaha kaya, beberapa...

Predator 6

Predator 6 Hujan masih terdengar deras mengguyur tanah yang kian basah sore itu, ketika di salah satu ruang kelas dua insan sedang berpacu menuntaskan birahi. “Ahhhh…ouh…iyahhh..” Suara bu Astri yang saat itu sedang menungging sambil berdiri. Kedua tangannya memegang...